Konseling Spiritual Pada Remaja Pasca Kematian Ibu
DOI:
https://doi.org/10.59784/glosains.v6i1.618Keywords:
Kematian, Remaja, Konseling SpiritualAbstract
Kematian adalah suatu realita yang harus diterima, tetapi tidak semua orang siap menghadapi suatu peristiwa kematian, baik orang yang akan meninggal ataupun keluarga yang akan ditinggalkan. Kehilangan (Kematian) dari salah satu orangtua akan menyisakan luka yang mendalam bagi remaja. Bahkan tidak jarang remaja mengalami shock hingga sangat terpukul. Krisis yang ditimbulkan akibat kehilangan orang tua memiliki dampak serius dalam tahapan masa perkembangan pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dengan 1 subjek untuk mengetahui makna kehilangan (kematian) orang tua pada remaja. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode wawancara mendalam. Kematian dari salah satu orangtua yaitu ibunya membuat remaja merasa kehilangan. Adapun kehilangan yang dirasakan adalah kehilangan perhatian dan kasih sayang, kehilangan model, kehilangan rasa aman, kehilangan teman berbagi, kehilangan keutuhan keluarga, dan kehilangan arah. Pasca kematian orangtua remaja membutuhkan figur pengganti. Adapun figur pengganti orangtua yang diperoleh remaja adalah pengasuhan dari keluarga terdekat. Figur pengganti yang berfungsi dengan baik, akan memperoleh perilaku sosial yang bertanggung jawab dan kemandirian secara emosional. Selain itu dalam dalam pengasuhan dibutuhkan bimbingan serta perlindungan pada remaja yang sedang mengalami kehampaan spirituaitas pada saat ditinggal orang tua meninggal dunia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hidayatul Faridah, Mar’atus Salamah, Ina Yustiana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA). that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.



