Metode Bercerita dalam Meningkatkan Sikap Toleransi Anak Usia 5-6 Tahun di TK Tarbiyatul Aulad Kabupaten Majalengka

Authors

  • Mar'atus Salamah Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan
  • Hidayatul Faridah Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan
  • Novi Cynthia Yusnita Universitas Battuta
  • Rita Rita Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan
  • Mayasaroh Oktafia Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

DOI:

https://doi.org/10.59784/glosains.v5i2.579

Keywords:

metode bercerita, sikap toleransi, anak usia dini

Abstract

Artikel ini ditulis dengan tujuan untuk melihat bagaimana metode bercerita dalam meningkatkan sikap toleransi anak usia dini di TK Tarbiyatul Aulad Kabupaten Majalengka Tahun Ajaran 2020. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan melihat dan menggambarkan keadaan sesungguhnya, kemudian menarik kesimpulan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak kelompok B usia 5-6 tahun sebanyak 21 peserta didik. Hasil dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan pada sikap toleransi anak seperti saat pelaksanaan metode bercerita anak mau mendengarkan dan meperhatikan guru maupun temannya yang sedang bercerita, saat jam istirahat anak mau berbagi makanannya dengan teman-temannya, pada saat berdoa anak diminta untuk menjadi pemimpin dan teman-temannya yang lain ikut memperhatikan serta berdoa dengan tertib. Maka dapat disimpulkan bahwa metode bercerita dapat meningkatkan sikap toleransi anak usia dini

Downloads

Published

2024-07-23